Tampilkan postingan dengan label KHAZANAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KHAZANAH. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Juni 2013
BENARKAH KITA BISA MELAKUKAN CLONING MANUSIA ?
Jumat, 03 Mei 2013
Hayreddin Barbarossa, Si Kapten Berjanggut Merah
Hayreddin Barbarossa Pasha, atau yang dalam Bahasa Turki bernama
Barbaros Hayrettin Paşa, dikenal juga dengan Hizir Reis sebelum
dipromosikan menjadi tingkatan Pasha dan menjadi Kapudan-ı Derya
(Laksamana Armada Utsmaniyyah. Namanya dalam bahasa Barbar adalah
Xireddin Barbarussa. Ia adalah seorang pemilik dan pemimpin kapal perang
pribadi sekaligus laksamana Utsmaniyah yang mendominasi Mediterania
selama beberapa dekade. Dia lahir di Pulau Midili (bagian dari Yunani
dan bernama Lesbos) dan meninggal dunia di Istanbul.
Nama aslinya adalah Yakupoğlu Hızır atau Hızır anak dari Yakup. Hayreddin (dalam bahasa Arab Khairuddin, yang mana memiliki arti “kebaikan dalam agama Islam) adalah nama yang diberikan oleh Sultan Sulaiman yang Agung. Dia kemudian dikenal dengan Barbarossa di Eropa, nama yang diwarisinya dari kakaknya Baba Oruç (Ayah Aruj) setelah Oruç terbunuh pada pertempuran dengan Spanyol di Aljazair. Secara tidak sengaja nama ini terdengar seperti “Barbarossa” (Janggut Merah) di telinga Orang Eropa, dan memang beliau memiliki janggut berwarna merah.
Latar Belakang
Hizir adalah satu dari empat bersaudara yang lahir pada 1470an di Pulau Lesbos dengan ayah seorang Muslim bernama Yakup Ağa dan ibunya yang berkebangsaan Yunani, Katerina. Menurut arsip Utsmaniyah Yakup Ağa adalah seorang Tımarli Sipahi; semisal ksatria kaveleri kerajaan Turki, yang mana keluarganya asli dari Yenice dan kemudian pindah ke kota Vardar, tidak jauh dari Thessaloniki. Yakup Ağa adalah satu dari mereka yang ditunjuk oleh Sultan Muhammad Al Fatih untuk merebut Lesbos dari Genoa pada 1462, dan diberikan hadiah perkebunan di desa Bonova sebagai penghargaan karena ikut berperang dalam mencapai tujuan tersebut.
Nama aslinya adalah Yakupoğlu Hızır atau Hızır anak dari Yakup. Hayreddin (dalam bahasa Arab Khairuddin, yang mana memiliki arti “kebaikan dalam agama Islam) adalah nama yang diberikan oleh Sultan Sulaiman yang Agung. Dia kemudian dikenal dengan Barbarossa di Eropa, nama yang diwarisinya dari kakaknya Baba Oruç (Ayah Aruj) setelah Oruç terbunuh pada pertempuran dengan Spanyol di Aljazair. Secara tidak sengaja nama ini terdengar seperti “Barbarossa” (Janggut Merah) di telinga Orang Eropa, dan memang beliau memiliki janggut berwarna merah.
Latar Belakang
Hizir adalah satu dari empat bersaudara yang lahir pada 1470an di Pulau Lesbos dengan ayah seorang Muslim bernama Yakup Ağa dan ibunya yang berkebangsaan Yunani, Katerina. Menurut arsip Utsmaniyah Yakup Ağa adalah seorang Tımarli Sipahi; semisal ksatria kaveleri kerajaan Turki, yang mana keluarganya asli dari Yenice dan kemudian pindah ke kota Vardar, tidak jauh dari Thessaloniki. Yakup Ağa adalah satu dari mereka yang ditunjuk oleh Sultan Muhammad Al Fatih untuk merebut Lesbos dari Genoa pada 1462, dan diberikan hadiah perkebunan di desa Bonova sebagai penghargaan karena ikut berperang dalam mencapai tujuan tersebut.
BANGSA PERTAMA KALI YANG KAFIR KEPADA NABI MUHAMMAD SALLALAHU ’ALAHI WA SALLAM.
Dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah 41 Allah menerangkan, bahwa Bangsa
Yahudi/Bani Israil adalah bangsa yang pertama kali kafir kepada Nabi
Sallalahu ‘Alaihi wa Sallam. "Dan berimanlah kamu kepada apa yang Aku
turunkan yang membenarkan apa yang ada padamu, dan janganlah kamu
menjadi orang yang pertama kali kafir kepada-Nya dan janganlah kamu
menjual ayat-ayat-Ku dengan harga murah, dan hanya kepada Akulah
hendaknya kamu bertaqwa! Dalam ayat ini Allah berbicara kepada Bangsa
Yahudi, sebagai bangsa yang telah sering kedatangan Nabi.
Bangsa ini menerima kitab-kitab suci dari langit, tetapi merupakan bangsa yang paling benci kepada orang-orang mu'min. Bangsa Yahudi diajak untuk menjadi orang pertama untuk beriman kepada Nabi Muhammad supaya bangsa-bangsa lain bersedia mengikuti jejaknya. Kepada bangsa Yahudi Allah berfirman supaya mereka beriman kepada Al-Qur'an sebagai pelaksanaan memenuhi janji kepada Allah. Hal ini menunjukkan bahwa memenuhi janji kepada Allah dengan mengikuti perintah dengan beriman kepada Al-Qur'an dan Nabi Muhammad adalah suatu tindakan lebih penting, dari lainnya.
Sebab langkah semacam ini merupakan dasar yang pokok dan tujuan utama.Al-Qur'an diturunkan untuk membenarkan keteranganketerangan yang tersebut dalam Taurat dan Kitab-kitab para Nabi sebelumnya. Perintah-perintah yeng tersebut di dalamnya yakni berupa ajakan bertauhid, meninggalkan perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan dengan terang-terangan maupun dengan tersembunyi, menyuruh berbuat kebaikan dan mencegah perbuatan kemungkaran dan sebagainya yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Ini sama dengan ajaran Musa dan para Nabi sebelumnya, karena semuanya itu tujuannya satu, yaitu menetapkan kebenaran dan memberi petunjuk kepada manusia serta melenyapkan kesesatan dalam aqidah.
Bangsa ini menerima kitab-kitab suci dari langit, tetapi merupakan bangsa yang paling benci kepada orang-orang mu'min. Bangsa Yahudi diajak untuk menjadi orang pertama untuk beriman kepada Nabi Muhammad supaya bangsa-bangsa lain bersedia mengikuti jejaknya. Kepada bangsa Yahudi Allah berfirman supaya mereka beriman kepada Al-Qur'an sebagai pelaksanaan memenuhi janji kepada Allah. Hal ini menunjukkan bahwa memenuhi janji kepada Allah dengan mengikuti perintah dengan beriman kepada Al-Qur'an dan Nabi Muhammad adalah suatu tindakan lebih penting, dari lainnya.
Sebab langkah semacam ini merupakan dasar yang pokok dan tujuan utama.Al-Qur'an diturunkan untuk membenarkan keteranganketerangan yang tersebut dalam Taurat dan Kitab-kitab para Nabi sebelumnya. Perintah-perintah yeng tersebut di dalamnya yakni berupa ajakan bertauhid, meninggalkan perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan dengan terang-terangan maupun dengan tersembunyi, menyuruh berbuat kebaikan dan mencegah perbuatan kemungkaran dan sebagainya yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Ini sama dengan ajaran Musa dan para Nabi sebelumnya, karena semuanya itu tujuannya satu, yaitu menetapkan kebenaran dan memberi petunjuk kepada manusia serta melenyapkan kesesatan dalam aqidah.
ANGKATAN LAUT PERTAMA UMAT ISLAM
Suatu hari Nabi shallallahu alaihi wa sallam beristirahat siang di rumah
Ummu Haram binti Malhan. Tiba-tiba beliau terjaga sambil tertawa.
Tak ayal lagi, sikap beliau ini mengejutkan Ummu Haram, sehingga beliau bertanya: Wahai Rasulullah,apa yang menyebabkan engkau tertawa?
Rasulullah menjawab:
" نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي عُرِضُوا عَلَيَّ غُزَاةً فِي سَبِيلِ اللَّهِ، يَرْكَبُونَ ثَبَجَ هَذَا البَحْرِ مُلُوكًا عَلَى الأَسِرَّةِ،
Aku diperlihatkan sekelompok ummatku yang sedang berjuang di jalan Allah dengan menaiki ombak laut ( dengan perahu). Mereka begitu gagah perkasa bak para raja yang sedang duduk-duduk di atas singgasananya.
Mendengar penjelasan ini Ummu Haram tertarik dan segera berkata:
Ya Rasulullah, doakan aku agar Allah menjadikanku bagian dari pasukan tersebut.
Rasulullah mengabulkan permohonan Ummu Haram tersebut, dan selanjutnya beliau meneruskan istirahat siangnya.
Tidak selang berapa lama, kembali lagi beliau terjaga sambil tertawa.
Sikap beliau ini kembali menarik perhatian Ummu Haram, sehingga beliau bertanya: Wahai Rasulullah,apa yang menyebabkan engkau tertawa?
Tak ayal lagi, sikap beliau ini mengejutkan Ummu Haram, sehingga beliau bertanya: Wahai Rasulullah,apa yang menyebabkan engkau tertawa?
Rasulullah menjawab:
" نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي عُرِضُوا عَلَيَّ غُزَاةً فِي سَبِيلِ اللَّهِ، يَرْكَبُونَ ثَبَجَ هَذَا البَحْرِ مُلُوكًا عَلَى الأَسِرَّةِ،
Aku diperlihatkan sekelompok ummatku yang sedang berjuang di jalan Allah dengan menaiki ombak laut ( dengan perahu). Mereka begitu gagah perkasa bak para raja yang sedang duduk-duduk di atas singgasananya.
Mendengar penjelasan ini Ummu Haram tertarik dan segera berkata:
Ya Rasulullah, doakan aku agar Allah menjadikanku bagian dari pasukan tersebut.
Rasulullah mengabulkan permohonan Ummu Haram tersebut, dan selanjutnya beliau meneruskan istirahat siangnya.
Tidak selang berapa lama, kembali lagi beliau terjaga sambil tertawa.
Sikap beliau ini kembali menarik perhatian Ummu Haram, sehingga beliau bertanya: Wahai Rasulullah,apa yang menyebabkan engkau tertawa?
Misteri Haikal Sulaiman
Pada abad 17 SM orang-orang Bani Israel ditimpa kelaparan dan kekeringan
sehingga mereka bersama dengan Ya’qub berhijrah dari Palestina ke Mesir
menemui Yusuf as yang saat itu menjadi mentri di pemerintahan Fir’aun.
Pada abad 14 – 13 SM Allah swt mengutus Musa as kepada mereka dan sedikit dari mereka yang tidak mengimaninya dan di sinilah dimulai agama Yahudi sehingga menjadikan mereka bertentangan dengan Fir’aun dan kaumnya. Peretentangan itu mejadikan orang-orang Bani Israel keluar dari Mesir, sebagaimana firman Allah swt :
وَإِذْ نَجَّيْنَاكُم مِّنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوَءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءكُمْ وَفِي ذَلِكُم بَلاء مِّن رَّبِّكُمْ عَظِيمٌ ﴿٤٩﴾
وَإِذْ فَرَقْنَا بِكُمُ الْبَحْرَ فَأَنجَيْنَاكُمْ وَأَغْرَقْنَا آلَ فِرْعَوْنَ وَأَنتُمْ تَنظُرُونَ ﴿٥٠﴾
Artinya : “Dan (Ingatlah) ketika kami selamatkan kamu dari (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), ketika kami belah laut untukmu, lalu kami selamatkan kamu dan kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan.” (QS. Al Baqoroh : 49 – 50)
Hijrah tersebut terjadi pada abad 1280 SM pada masa pemerintahan Ramses II. Setelah itu mereka (orang-orang Yahudi) berada dibawah pimpinan Yusa’ yang menggantikan Musa as dan menetap di Kan’an (Palestina)
Pada abad 14 – 13 SM Allah swt mengutus Musa as kepada mereka dan sedikit dari mereka yang tidak mengimaninya dan di sinilah dimulai agama Yahudi sehingga menjadikan mereka bertentangan dengan Fir’aun dan kaumnya. Peretentangan itu mejadikan orang-orang Bani Israel keluar dari Mesir, sebagaimana firman Allah swt :
وَإِذْ نَجَّيْنَاكُم مِّنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوَءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءكُمْ وَفِي ذَلِكُم بَلاء مِّن رَّبِّكُمْ عَظِيمٌ ﴿٤٩﴾
وَإِذْ فَرَقْنَا بِكُمُ الْبَحْرَ فَأَنجَيْنَاكُمْ وَأَغْرَقْنَا آلَ فِرْعَوْنَ وَأَنتُمْ تَنظُرُونَ ﴿٥٠﴾
Artinya : “Dan (Ingatlah) ketika kami selamatkan kamu dari (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), ketika kami belah laut untukmu, lalu kami selamatkan kamu dan kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan.” (QS. Al Baqoroh : 49 – 50)
Hijrah tersebut terjadi pada abad 1280 SM pada masa pemerintahan Ramses II. Setelah itu mereka (orang-orang Yahudi) berada dibawah pimpinan Yusa’ yang menggantikan Musa as dan menetap di Kan’an (Palestina)
Manusia Pertama di Udara
Lion Air kembali kehilangan satu pesawatnya ketika tercebur di laut 50
meter sebelum landasan di bandara Ngurah Rai Denpasar. Padahal ini
pesawat terbaru, baru beroperasi sebulan! Pilotnya juga senior, sudah
mengantongi lebih dari 10.000 jam terbang. Apakah pilotnya kelelahan
karena tekanan manajemen? Sehebat apapun pilot dan pesawat, tetapi kalau
dipaksa kejar setoran karena tuntutan pasar yang sangat tinggi –
sementara kelangkaan pilot di Indonesia belum teratasi, maka bisa saja
berakibat kecelakaan yang fatal. Tetapi bisa juga ada faktor kesalahan
instrumentasi di darat atau gejolak cuaca lokal, misalnya tekanan angin
tiba-tiba yang membuat pesawat gagal mencapai landas pacu (istilahnya
“undershoot”).
Tetapi bicara dunia penerbangan, orang sering salah menjawab bila ditanya siapa manusia pertama yang mengudara. Mayoritas menjawab Oliver & Wilber Wright dari Amerika Serikat yang terbang pada tahun 1900. Padahal mereka hanya menyempurnakan bentuk sayap dan menambahkan mesin pada bangun pesawat yang sudah lama dikenal. Leonardo da Vinci (1452-1519) dari Italia dan Otto Lilienthal (1848-1896) dari Jerman telah mendahuluinya.
Tetapi ternyata jauh sebelumnya semua sudah didahului oleh seorang Muslim, Abbas ibn Firnas (810-887) dari Andalusia. Sejarawan Phillip K. Hitti menulis dalam History of the Arabs, “Ibn Firnas was the first man in history to make a scientific attempt at flying.”
Sebagaimana banyak ilmuwan Muslim di zamannya, Ibnu Firnas adalah seorang polymath, yaitu menekuni berbagai ilmu sekaligus: kimia, fisika, kedokteran, astronomi, dan dia juga sastra. Dia menemukan berbagai teknologi seperti jam air (jam yang dikendalikan oleh aliran air yang stabil), gelas tak berwarna, lensa baca, alat pemotong batu kristal hingga peralatan simulasi cuaca yang konon juga mampu menghasilkan petir buatan, meski masih teka-teki bagaimana Ibnu Firnas menghasilkan listriknya. Namun di antara semua penemuannya, yang paling spektakuler dan dianggap salah satu tonggak sejarah adalah alat terbang buatannya.
Tetapi bicara dunia penerbangan, orang sering salah menjawab bila ditanya siapa manusia pertama yang mengudara. Mayoritas menjawab Oliver & Wilber Wright dari Amerika Serikat yang terbang pada tahun 1900. Padahal mereka hanya menyempurnakan bentuk sayap dan menambahkan mesin pada bangun pesawat yang sudah lama dikenal. Leonardo da Vinci (1452-1519) dari Italia dan Otto Lilienthal (1848-1896) dari Jerman telah mendahuluinya.
Tetapi ternyata jauh sebelumnya semua sudah didahului oleh seorang Muslim, Abbas ibn Firnas (810-887) dari Andalusia. Sejarawan Phillip K. Hitti menulis dalam History of the Arabs, “Ibn Firnas was the first man in history to make a scientific attempt at flying.”
Sebagaimana banyak ilmuwan Muslim di zamannya, Ibnu Firnas adalah seorang polymath, yaitu menekuni berbagai ilmu sekaligus: kimia, fisika, kedokteran, astronomi, dan dia juga sastra. Dia menemukan berbagai teknologi seperti jam air (jam yang dikendalikan oleh aliran air yang stabil), gelas tak berwarna, lensa baca, alat pemotong batu kristal hingga peralatan simulasi cuaca yang konon juga mampu menghasilkan petir buatan, meski masih teka-teki bagaimana Ibnu Firnas menghasilkan listriknya. Namun di antara semua penemuannya, yang paling spektakuler dan dianggap salah satu tonggak sejarah adalah alat terbang buatannya.
Kapal Nabi Nuh Diduga Berasal dari Nusantara
SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika
serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung
Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat
dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional
Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar
150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The
Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini.
Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?
Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.
Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?
Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.
Minggu, 21 April 2013
DUA AIR YANG TIDAK MENYATU
“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” [QS. Ar-Rahmaan 55:19-20]
Dalam ayat tersebut disebutkan adanya “Barzakh” atau pembatas sedangkan pada an-Naml 27:61 disebutkan adanya “Haajiz” atau pemisah.
Pada umumnya banyak yang menafsirkan dua lautan yang dimaksud adalah pertemuan antara Laut Merah dan Laut Mediterania dengan titik pemisahnya ada di Terusan Suez, atau pertemuan Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik dengan titik pemisahnya ada di Terusan Panama.
PERTAMA, seandainya tanpa Terusan Suez pun, kedua laut yaitu Laut Merah dan Mediterania akan bisa bertemu dengan “mengelilingi” benua Afrika. Begitu pun tanpa terusan Panama pun sebenarnya sudah bisa bertemu dengan “mengelilingi” benua Amerika Utara atau Amerika Selatan.
KEDUA, ayat tersebut sudah turun jauh sebelum dibangunnya terusan Suez dan Panama, dengan kata lain kalau memang dikaitkan dengan terusan Suez dan Panama, maka kedua terusan tersebut haruslah sudah dibangun pada ayat tersebut diturunkan.
KETIGA, dalam bertemunya dua laut tersebut, tidak terjadi saling melampaui satu sama lain. Jadi, sekalipun keduanya bertemu melalui terusan, tetapi keduanya seharusnya tidak bisa saling berbaur. Ini tidak ditemukan dalam pertemuan Laut Merah dan Mediterania maupun Samudra Pasifik dan Atlantik.
STANDAR TERLEMAH DALAM QUR'AN ADALAH YANG TERKUAT BAGI MANUSIA
Ayat tersebut dengan terang menyebutkan bahwa standar terlemah kekuatan konstruksi adalah jaring laba-laba. Tapi standar terlemah dalam firman Allah SWT ternyata bagi kita adalah standar ultra tinggi.
Tahukah anda seperti apa “Standar Terlemah” yang difirmankan Allah?
Bila diameter jaring laba-laba diperbesar dalam skala manusia, dengan dimensi yang sama ia punya kekuatan 5 kali kuat dari tali baja namun dengan berat yang lebih super sangat ringan. Saking ringannya cukup dengan merajut 320-500 gram jaring laba-laba bisa mengitari bumi.
Seperti sebuah Paradoks, 5 kali lebih kuat dari baja tapi jaring laba-laba sangat elastis, kekuatan elastisitasnya bisa meregang 500-600% dari ukuran normalnya. Dengan daya elastisitas super tersebut bila diperbesar dalam skala manusia maka jaring laba-laba ini bisa menangkap sebuah pesawat berpenumpang yang sedang terbang cepat.
Bila dengan berat yang sama dengan serat Kevlar, serat jaring laba-laba 3 kali lebih banyak menyerap energi dari kemampuan serat Kevlar, yang berarti 10 kali lebih kuat dari serat Kevlar KM2 yang diproduksi DuPont untuk rompi anti peluru.
Ternyata untuk “Standar Terlemah” versi Allah pun kita manusia belum mampu mencapainya.
Literatur dan foto selengkapnya di http://dokterhanny.org/?p=1468
Sabtu, 13 April 2013
REZEKI TERPENDAM DI GURUN GERSANG
“Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di
segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya
kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” [QS. al-Mulk 67:15]
Ketika kita mempertanyakan adakah sumber rezeki di kawasan gurun
gersang sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT, maka kita harus
melihatnya di bawah telapak kaki kita, tempat di mana rezeki “emas
hitam” dan air tersimpan. Rub' al Khali (Empty Quarter) di selatan Arab
Saudi adalah kawasan gurun pasir terbesar di dunia dan di situ pula
terletak dua ladang “emas hitam” al-Shayba dan al-Ghawar, dua kilang
minyak terbesar Arab Saudi.
Tak
hanya “emas hitam”, kawasan gurun pun banyak menyimpan cadangan air
terpendam (Aquifer/Akifer) dikenal sebagai Fossil Water atau Paleowater.
Sebenarnya al-Qur’an sudah lama memperkenalkan sistem aquifer. Ini bisa
dilihat dalam kisah Nabi Ayyub as (QS. Shaad 38:42) dan Nabi Musa as
(QS. al-Baqarah 2:60) dengan 12 mata airnya.
Sumur ZamZam
hanyalah sebagian kecil dari cadangan air di semenanjung Arab. Cadangan
air terpendam yang sangat besar terdeteksi di wilayah gurun utara Arab
Saudi yang dikenal sebagai “Saq Aquifer” atau “Disi Aquifer” dalam
istilah Yordania.
“Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di
segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya
kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” [QS. al-Mulk 67:15]
Ketika kita mempertanyakan adakah sumber rezeki di kawasan gurun gersang sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT, maka kita harus melihatnya di bawah telapak kaki kita, tempat di mana rezeki “emas hitam” dan air tersimpan. Rub' al Khali (Empty Quarter) di selatan Arab Saudi adalah kawasan gurun pasir terbesar di dunia dan di situ pula terletak dua ladang “emas hitam” al-Shayba dan al-Ghawar, dua kilang minyak terbesar Arab Saudi.
Tak hanya “emas hitam”, kawasan gurun pun banyak menyimpan cadangan air terpendam (Aquifer/Akifer) dikenal sebagai Fossil Water atau Paleowater. Sebenarnya al-Qur’an sudah lama memperkenalkan sistem aquifer. Ini bisa dilihat dalam kisah Nabi Ayyub as (QS. Shaad 38:42) dan Nabi Musa as (QS. al-Baqarah 2:60) dengan 12 mata airnya.
Sumur ZamZam hanyalah sebagian kecil dari cadangan air di semenanjung Arab. Cadangan air terpendam yang sangat besar terdeteksi di wilayah gurun utara Arab Saudi yang dikenal sebagai “Saq Aquifer” atau “Disi Aquifer” dalam istilah Yordania.
Ketika kita mempertanyakan adakah sumber rezeki di kawasan gurun gersang sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT, maka kita harus melihatnya di bawah telapak kaki kita, tempat di mana rezeki “emas hitam” dan air tersimpan. Rub' al Khali (Empty Quarter) di selatan Arab Saudi adalah kawasan gurun pasir terbesar di dunia dan di situ pula terletak dua ladang “emas hitam” al-Shayba dan al-Ghawar, dua kilang minyak terbesar Arab Saudi.
Tak hanya “emas hitam”, kawasan gurun pun banyak menyimpan cadangan air terpendam (Aquifer/Akifer) dikenal sebagai Fossil Water atau Paleowater. Sebenarnya al-Qur’an sudah lama memperkenalkan sistem aquifer. Ini bisa dilihat dalam kisah Nabi Ayyub as (QS. Shaad 38:42) dan Nabi Musa as (QS. al-Baqarah 2:60) dengan 12 mata airnya.
Sumur ZamZam hanyalah sebagian kecil dari cadangan air di semenanjung Arab. Cadangan air terpendam yang sangat besar terdeteksi di wilayah gurun utara Arab Saudi yang dikenal sebagai “Saq Aquifer” atau “Disi Aquifer” dalam istilah Yordania.
Jumat, 12 April 2013
WASPADAI ANGIN BULAN APRIL
Menarik untuk disimak pada “List of tornadoes causing 100 or more
deaths” di Wikipedia disebutkan dari 42 kasus rekor bencana yang
disebabkan angin hampir 80% terjadi di bulan April.
Adz Dzaariyaat yang berarti angin yang menerbangkan, diambil dari kata Adz Dzaariyaat yang terdapat pada ayat pertama surat ke 51 dalam al-Qur’an. Apa yang menjadikannya begitu istimewa hingga diabadikan sebagai nama surat dan bahkan Allah SWT bersumpah dengannya:
“Demi (angin) yang menerbangkan debu dengan kuat.” [QS. adz-Dzaariyaat 51:1]
Seberapa kuat angin yang dimaksud? Al-Qur’an sebenarnya sudah menggambarkannya yang mungkin paling dahsyat dalam sejarah manusia. Sebelumnya, sebagai perbandingan kita lihat catatan bencana tornado yang terjadi di dunia.
Pada 18 Maret 1925 hanya dalam 3 jam saja satu tornado berskala F5, yang merupakan skala tertinggi, bergerak menempuh 352 km menghancurkan tiga negara bagian di AS, dan menewaskan 659 orang . Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Tri-State Tornado.
Rekor korban tewas tornado terbanyak terjadi 26 April 1989 di Bangladesh yang menewaskan 1300 orang. Untuk rekor jumlah tornado terbanyak pernah terjadi 358 tornado dalam 3 hari berturut-turut pada 25-28 April 2011 yang menghancurkan sedikitnya 6 negara bagian di AS.
Bagaimana dengan yang tersebut dalam al-Qur’an? Daya hancur angin sebagaimana difirmankan Allah SWT bisa disimak dalam surat adz-Dzaariyaat ayat 41-42:
Adz Dzaariyaat yang berarti angin yang menerbangkan, diambil dari kata Adz Dzaariyaat yang terdapat pada ayat pertama surat ke 51 dalam al-Qur’an. Apa yang menjadikannya begitu istimewa hingga diabadikan sebagai nama surat dan bahkan Allah SWT bersumpah dengannya:
“Demi (angin) yang menerbangkan debu dengan kuat.” [QS. adz-Dzaariyaat 51:1]
Seberapa kuat angin yang dimaksud? Al-Qur’an sebenarnya sudah menggambarkannya yang mungkin paling dahsyat dalam sejarah manusia. Sebelumnya, sebagai perbandingan kita lihat catatan bencana tornado yang terjadi di dunia.
Pada 18 Maret 1925 hanya dalam 3 jam saja satu tornado berskala F5, yang merupakan skala tertinggi, bergerak menempuh 352 km menghancurkan tiga negara bagian di AS, dan menewaskan 659 orang . Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Tri-State Tornado.
Rekor korban tewas tornado terbanyak terjadi 26 April 1989 di Bangladesh yang menewaskan 1300 orang. Untuk rekor jumlah tornado terbanyak pernah terjadi 358 tornado dalam 3 hari berturut-turut pada 25-28 April 2011 yang menghancurkan sedikitnya 6 negara bagian di AS.
Bagaimana dengan yang tersebut dalam al-Qur’an? Daya hancur angin sebagaimana difirmankan Allah SWT bisa disimak dalam surat adz-Dzaariyaat ayat 41-42:
BADAI HABOOB DAN PERANG KHANDAQ
Ada dua hal yang menarik dari sisi sains dalam perang Khandaq ini yaitu
kebersamaan waktu antara terjadinya peperangan Khandaq ini dengan
migrasi belalang gurun dari Afrika yang melintasi semenanjung Arab menuju Asia yang menjadi panganan berprotein tinggi bagi pasukan muslimin selama dalam pengepungan,
Yang kedua adalah kebersamaan waktu antara perang Khandaq dengan
kemunculan badai gurun Haboob yang bergerak dari selatan gurun Sahara di
Sudan menuju semenanjung Arab.
Sebagaimana diketahui pertempuran Khandaq dimulai pada 31 Maret 627 Masehi (Syawal 5 Hijriah) terjadi selama 27 hari dengan akhir kekalahan telak di pihak musuh yang diporakporandakan dengan angin topan yang dahsyat.
Sumber WeatherOnline menyebutkan, Haboob adalah badai pasir yang muncul di selatan Sahara Sudan lalu bergerak melintasi semenanjung Arab menuju Irak dan Iran. Aktivitas terkuatnya biasanya terjadi pada April dan Mei. Mungkin di Indonesia pada bulan-bulan ini dikenal sebagai musim pancaroba.
Sebagaimana diketahui pertempuran Khandaq dimulai pada 31 Maret 627 Masehi (Syawal 5 Hijriah) terjadi selama 27 hari dengan akhir kekalahan telak di pihak musuh yang diporakporandakan dengan angin topan yang dahsyat.
Sumber WeatherOnline menyebutkan, Haboob adalah badai pasir yang muncul di selatan Sahara Sudan lalu bergerak melintasi semenanjung Arab menuju Irak dan Iran. Aktivitas terkuatnya biasanya terjadi pada April dan Mei. Mungkin di Indonesia pada bulan-bulan ini dikenal sebagai musim pancaroba.
MENGAPA ALLAH MENCIPTAKAN GURUN ?
“Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.” [QS. az-Zumar 39:62]
Sungguh menakjubkan maha karya arsitektural Allah SWT dalam memelihara
bumi ini. Salah satunya bagaimana Allah SWT memelihara kehidupan
hutan-hutan di bumi dengan menghantarkan debu-debu dari gurun pasir.
Tahukah anda betapa besarnya fungsi sebuah gurun bagi hutan di muka
bumi? Dengan perantaraan angin, gurun mensuplai nutrisi mineral dan
biokimia penting yang diperlukan untuk kehidupan dan kinerja hutan dalam
menjaga perubahan iklim bumi, mencegah banjir, suplai air dan makanan.
Di selatan Sahara tepatnya di Chad terdapat sebuah tempat yang bernama
Bodele. Dari sinilah asalnya 50-70% sumber utama debu mineral yang
beredar di atmosfer bumi. Secara periodik pasir-pasir lembut super mikro
di Bodele yang banyak mengandung mineral kemudian diterbangkan angin.
NASA mencatat, pergerakan “Bodele Depression” ini ternyata mensuplai
nutrisi hingga menjangkau hutan Amazon, hutan di Eropa, dan pesisir
timur AS.
Luas daerah Bodele hanya 0,5% dari luas hutan
Amazon, namun 50% sumber nutrisi untuk hutan Amazon disuplai dari 40
juta ton debu Bodele.
Sungguh menakjubkan maha karya arsitektural Allah SWT dalam memelihara bumi ini. Salah satunya bagaimana Allah SWT memelihara kehidupan hutan-hutan di bumi dengan menghantarkan debu-debu dari gurun pasir.
Tahukah anda betapa besarnya fungsi sebuah gurun bagi hutan di muka bumi? Dengan perantaraan angin, gurun mensuplai nutrisi mineral dan biokimia penting yang diperlukan untuk kehidupan dan kinerja hutan dalam menjaga perubahan iklim bumi, mencegah banjir, suplai air dan makanan.
Di selatan Sahara tepatnya di Chad terdapat sebuah tempat yang bernama Bodele. Dari sinilah asalnya 50-70% sumber utama debu mineral yang beredar di atmosfer bumi. Secara periodik pasir-pasir lembut super mikro di Bodele yang banyak mengandung mineral kemudian diterbangkan angin. NASA mencatat, pergerakan “Bodele Depression” ini ternyata mensuplai nutrisi hingga menjangkau hutan Amazon, hutan di Eropa, dan pesisir timur AS.
Luas daerah Bodele hanya 0,5% dari luas hutan Amazon, namun 50% sumber nutrisi untuk hutan Amazon disuplai dari 40 juta ton debu Bodele.
Senin, 01 April 2013
MENDAKI EVEREST DENGAN MULUT
Tapi kuku Ibex pun ternyata masih tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan Goby yang mendaki dengan mulut. Umumnya Goby adalah hidup di laut tapi kawin dan bertelur di air tawar.
Di Hawaii ada dua spesies ikan Goby yang punya kehandalan tinggi dalam keahlian mendaki, satu di antaranya Sicyopterus stimpsoni yang tercatat mampu mendaki air terjun dengan ketinggian 100 meter. Itu mirip dengan seseorang yang lari maraton 42 kilometer secara vertikal dengan melawan arus air terjun.
Sedangkan sepupunya, Lentipes concolor, adalah pemegang rekor. Panjangnya hanya sekitar 7 cm, namun tercatat pada musim kawin ia akan mendaki dengan mulutnya air terjun Hi‘ilawe di Waipio Valley, Hawaii yang punya ketinggian 300 meter.
Ketinggian itu mungkin bagi kita masih terasa kecil. Tapi bila dirasiokan dengan ukuran rata-rata panjang tubuh manusia, barulah kita tahu bahwa jarak tersebut sama dengan kita mendaki puncak Everest, hanya saja ikan Lentipes concolor ini mendakinya dengan mulut.
SUBHANALLAH
Minggu, 31 Maret 2013
KABAH DAN GALAKSI
Menarik untuk disimak hasil pencitraan satelit Rusia (https://www.youtube.com/ watch?v=6twFHqJ03_k), disitu sekilas tampak Mekah ataupun Kabah "nyaris" berada dalam pertengahan lintasan orbit bumi terhadap matahari.
Ya mungkin bisa jadi hal itu dikarenakan pencitraan satelit Rusia dilakukan pada 14-20 Mei, sedangkan menurut sumber wikipedia setiap tahunnya Matahari bisa berada pada posisi tepat di atas Kabah pada tanggal 28 Mei jam 16:18 WIB dan tanggal 16 Juli jam 16:27 WIB.
Menurut Dick Teresi dalam "Lost Discoveries: The Ancient Roots of Modern Science" (2003) dan Clive L. N. Ruggles dalam "Ancient astronomy: an encyclopedia of cosmologies and myth" (2005) menyebutkan:
- Dinding Selatan Kabah tepat berada dalam jalur lintasan terbit bintang Canopus
- Dinding Barat Kabah tepat berada dalam jalur lintasan bulan
- Dinding Utara Kabah tepat berada dalam jalur terbit matahari di musim panas (summer solstice)
- Dinding Timur Kabah tepat berada dalam jalur terbit matahari di musim dingin (winter solstice)
Sedangkan menurut Arent Jan Wensinck dalam "Enzyklopaedie des Islam" (1938) menyebutkan bahwa masing-masing keempat sudut Kabah tepat mengarah keempat titik kardinal kompas.
Wallahu'alam bishowab
Ya mungkin bisa jadi hal itu dikarenakan pencitraan satelit Rusia dilakukan pada 14-20 Mei, sedangkan menurut sumber wikipedia setiap tahunnya Matahari bisa berada pada posisi tepat di atas Kabah pada tanggal 28 Mei jam 16:18 WIB dan tanggal 16 Juli jam 16:27 WIB.
Menurut Dick Teresi dalam "Lost Discoveries: The Ancient Roots of Modern Science" (2003) dan Clive L. N. Ruggles dalam "Ancient astronomy: an encyclopedia of cosmologies and myth" (2005) menyebutkan:
- Dinding Selatan Kabah tepat berada dalam jalur lintasan terbit bintang Canopus
- Dinding Barat Kabah tepat berada dalam jalur lintasan bulan
- Dinding Utara Kabah tepat berada dalam jalur terbit matahari di musim panas (summer solstice)
- Dinding Timur Kabah tepat berada dalam jalur terbit matahari di musim dingin (winter solstice)
Sedangkan menurut Arent Jan Wensinck dalam "Enzyklopaedie des Islam" (1938) menyebutkan bahwa masing-masing keempat sudut Kabah tepat mengarah keempat titik kardinal kompas.
Wallahu'alam bishowab
Langganan:
Postingan (Atom)










